Kursi DPR-RI Meningkat, Bukti Emansipasi Perempuan Indonesia

‘Periode emas perempuan menghangati kursi wakil rakyat, terjadi pada 2009 setelah 100 perempuan berhasil memenangkan pemilu legislatif’

INDEKS demokrasi yang membaik ditandai dengan meningkatnya partisipasi perempuan di berbagai lini pembangunan bangsa. Perolehan kursi DPR-RI oleh kaum hawa yang kian membaik dan stabil dari masa ke masa, menjadi bukti bangkitnya emansipasi perempuan Indonesia.

Pada tahun 1955, Kartini-kartini Indonesia hanya mampu menduduki 16 dari total 272 kursi parlemen atau 5,88 persen. Di masa orde baru, kontribusi perempuan di bidang politik makin meningkat.

Sejak tahun 1971 hingga pemilu 1997, kursi perempuan di parlemen nasional terus menanjak hingga 11,60 persen. Walaupun pada Pemilu 1999 sempat turun 8,80 persen, namun pada pemilu 2004 kembali mencapai 11,82 persen.

BACA JUGA:

Hasil Pemilu Presiden 2014 dan Kalkulasi Menang 2019

Periode emas perempuan menghangati kursi wakil rakyat, terjadi pada 2009 setelah 100 perempuan berhasil memenangkan pemilu legislatif. Pada pemilu 2014, sempat turun 3 kursi namun tetap stabil di angka 17,31 persen.

BACA JUGA:

Jumlah Kursi DPR-RI Tiap Provinsi, Inbar 485-Intim 75

Selanjutnya yang ditunggu berapa perolehan kursi perempuan pada pemilu 2019 nanti. Sebab kini telah hadir partai yang banyak mengakomodir para perempuan Indonesia untuk terjun ke dunia politik yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menarik dinantikan.(red)

DOWNLOAD DATA 3

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*