Persentase Jumlah Pengangguran di Indonesia Tahun ke Tahun

‘Jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2017, disebut-sebut paling minim sepanjang sejarah. Sementara itu, provinsi dengan persentase pengangguran tertinggi di Indonesia pada tahun 2016 terletak di Banten dengan 8,92 persen. Kemudian Jawa Barat 8,89 persen, Kalimantan Timur 7,95 persen, Kepulauan Riau 7,69 persen, dan Aceh 7,57 persen’

PERSENTASE jumlah pengangguran di Indonesia tahun 2017 ini (Februari) sebesar 5,33 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, angka pengangguran pada tahun 2016 adalah 5,61 persen. Artinya saat ini turun 0,28 persen.

Upaya pemerintah menekan angka pengangguran dua tahun terakhir memang cukup berhasil. Karena pada tahun 2015, angka pengangguran saat itu adalah 6,18 persen, lalu tahun 2016 turun 5,61 persen. Berbeda halnya pada tahun 2014 ke tahun 2015 yang dari 5,94 persen naik 6,18 persen.

Angka pengangguran pada Februari 2017 sebesar 5,33 persen, disebut-sebut paling minim sepanjang sejarah Indonesia. Tak heran, prestasi ini jadi salah satu poin yang dibangga-banggakan dalam tiga tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

BACA JUGA:

Sementara itu, provinsi dengan persentase pengangguran tertinggi di Indonesia pada tahun 2016 terletak di Banten dengan 8,92 persen. Kemudian disusul Jawa Barat 8,89 persen, Kalimantan Timur 7,95 persen, Kepulauan Riau 7,69 persen, dan Aceh 7,57 persen.

Loading...

Sedangkan provinsi dengan persentase pengangguran terendah di Indonesia yaitu Bali 1,89 persen, Bangka Belitung 2,60 persen, Yogyakarta dan Sulawesi Tenggara sama-sama 2,72 persen, Gorontalo 2,76 persen, Nusa Tenggara Timur 3,25 persen, dan Bengkulu 3,30 persen.

BACA JUGA:

Sama halnya dengan angka nasional, pengangguran di banyak daerah mengalami penurunan pada tahun 2015 ke tahun 2016. Yang naik hanya lima daerah; Kepulauan Riau, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Penurunan yang sangat signifikan terjadi di Bangka Belitung dari 6,29 persen pada tahun 2015, turun drastis ke 2,60 persen tahun 2016. Adapula Sulut dari 9,03 menjadi 6,18 persen, juga Sulawesi Tenggara dari 5,55 persen ke 2,72 persen.

BACA JUGA:

Penurunan persentase masyarakat tak bekerja pada tahun 2015 ke tahun 2016, jauh lebih baik dari pada tahun 2014 ke tahun 2015. Karena pada 2014-2015, angka pengangguran di rata-rata provinsi naik. Yang turun saat itu hanya Jambi, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku. Sedangkan 28 provinsi saat itu angka penganggurannya naik.(red)

DOWNLOAD DATA 19

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*