Lapangan Pekerjaan Utama di Indonesia Tahun 2017

BPS INDONESIA

‘Berdasarkan lapangan pekerjaan utama pada Februari 2017, penduduk Indonesia paling banyak bekerja pada sektor Pertanian yaitu sebanyak 39,68 juta orang (31,86 persen)’

KONDISI ketenagakerjaan baik menyangkut tingkat pengangguran dan penduduk yang bekerja, tidak terlepas dan kinerja sektor-sektor perekonomian. Jumlah penduduk yang bekerja pada tiap sektor menunjukkan kemampuan sektor tersebut dalam penyerapan tenaga kerja. Dari situ diketahui sektor mana yang menjadi lapangan pekerjaan utama masyarakat Indonesia.

Advertisement

Berdasarkan lapangan pekerjaan utama pada Februari 2017, penduduk Indonesia paling banyak bekerja pada Sektor Pertanian yaitu sebanyak 39,68 juta orang (31,86 persen). Disusul oleh Sektor Perdagangan dan Jasa Kemasyarakatan. Masing-masing sebanyak 29,11 juta orang (23,37 persen) dan 20,95 juta orang (16,82 persen).

Dilihat berdasar tren sektoral, hampir tidak ada lapangan pekerjaan yang konsisten naik atau turun kontribusinya dalam penyerapan tenaga kerja. Kontribusi penyerapan tenaga kerja bergerak fluktuatif antar semesternya.

BACA JUGA:

Selama Februari 2016—Februari 2017, ada beberapa sektor-sektor yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja. Yaitu sektor Jasa Kemasyarakatan (0,42 persen), Transportasi, Pergudangan dan Komunikasi (0,27 persen), pertanian (0,12 persen), dan Industri (0,07 persen poin).

Sedangkan sektor-sektor yang mengalami penurunan adalah Konstruksi (0,64 persen) dan Perdagangan (0,25 persen poin). Tiga sektor yang persentasenya cenderung stagnan atau tidak berubah yaitu sektor Keuangan, Pertambangan dan Penggalian, Listrik, Gas, dan Air.

Advertisement
BPS INDONESIA

Dari seluruh penduduk bekerja pada Februari 2017, status pekerjaan utama sebagai Buruh/Karyawan/Pegawai (38,08 persen). Diikuti status berusaha sendiri berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tidak dibayar (17,09 persen), dan pekerja keluarga (14,58 persen). Sementara penduduk yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh adalah persentase paling kecil yaitu sebesar 3,57 persen.

BPS INDONESIA

Dalam setahun terakhir (Februari 2016—Februari 2017), persentase penduduk bekerja dengan status pekerja keluarga meningkat cukup tinggi. Dari 13,83 persen menjadi 14,58 persen. Peningkatan juga terjadi pada status berusaha sendiri dan berusaha dibantu buruh tetap, yaitu masing-masing sebesar 0,65 persen poin dan 0,23 persen poin.

BACA JUGA:

Secara sederhana kegiatan formal dan informal dan penduduk bekerja dapat diidentifikasi berdasarkan status pekerjaan. Pekerja formal mencakup status berusaha dengan dibantu buruh tetap dan buruh/karyawan, sisanya termasuk pekerja informal.

BPS INDONESIA

Berdasarkan identifikasi ini, maka pada Februari 2017 sebanyak 51,87 juta orang (41,65 persen) penduduk bekerja pada kegiatan formal. Lalu sebanyak 72,67 juta orang (58,35 persen) bekerja pada informal. Persentase pekerja informal mengalami peningkatan dibanding kondisi Agustus 2016 maupun Februari 2016. Selama setahun terakhir pekerja informal meningkat dan 58,28 persen pada Februari 2016 menjadi 58,35 persen pada Februari 2017.

SUMBER: RILIS BPS INDONESIA 5 MEI 2017

Advertisement

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*