Tingkat Pengangguran Menurut Pendidikan, Jenis Kelamin, dan Wilayah 2017

BPS INDONESIA

‘Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja. Ini dapat dilihat dan TPT SD ke bawah paling kecil di antara semua tingkat pendidikan yaitu sebesar 3,54 persen’

TINGKAT pengangguran terbuka (TPT) dilihat dari sisi pendidikan pada Februari 2017, untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) paling tinggi di antara tingkat pendidikan lain. Yaitu sebesar 9,27 persen. TPT tertinggi berikutnya terdapat pada Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 7,03 persen.

Dengan kata lain, ada penawaran tenaga kerja yang berlebih terutama pada tingkat pendidikan SMK dan SMA. Mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja. Ini dapat dilihat dan TPT SD ke bawah paling kecil di antara semua tingkat pendidikan yaitu sebesar 3,54 persen.

Dibandingkan kondisi setahun yang lalu, TPT mengalami penurunan hampir di semua jenjang pendidikan, kecuali pada tingkat pendidikan SD ke bawah dan SMA.

BACA JUGA:

Dari segi wilayah, TPT di perkotaan cenderung lebih tinggi dibanding TPT di perdesaan. Pada Februari 2017, TPT di perkotaan sebesar 6,50 persen, sedangkan TPT di perdesaan hanya 4,00 persen. Dibandingkan setahun yang lalu, terjadi penurunan tingkat pengangguran baik di perkotaan maupun di perdesaan. Yaitu TPT di perkotaan turun sebesar 0,03 persen poin, dan TPT di perdesaan turun sebesar 0,35 persen poin.

BPS INDONESIA

Adapun jumlah angkatan kerja Indonesia pada Februari 2017 sebanyak 131,55 juta orang. Naik 6,11 juta orang dibanding Agustus 2016 (semester lalu) dan naik 3,88 juta orang dibanding Februari 2016 (setahun yang lalu). Komponen pembentuk angkatan kerja adalah penduduk yang bekerja dan pengangguran.

BACA JUGA:

Penduduk yang bekerja pada Februari 2017 sebanyak 124,54 juta orang, naik 6,13 juta orang dibanding keadaan semester lalu dan bertambah 3,89 juta orang dibanding keadaan setahun yang lalu. Sementara itu, jumlah pcngangguran sebanyak 7,01 juta orang, mengalami penurunan sekitar 20 ribu orang dibanding semester lalu. Berkurang sebanyak 10 ribu orang dibanding setahun yang lalu.

Sejalan dengan naiknya jumlah Angkatan Kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami kenaikan. TPAK pada Februari 2017 tercatat sebesar 69,02 persen, naik 2,68 persen poin dibanding semester lalu dan naik sebesar 0,96 persen poin dibanding setahun yang lalu. Kenaikan TPAK memberikan indikasi adanya kenaikan potensi ekonomi dan sisi pasokan (supply) tenaga kerja.

BPS INDONESIA

Berdasarkan jenis kelamin, terdapat perbedaan TPAK antara laki-laki dan perempuan. Pada Februari 2017, TPAK laki-laki sebesar 83,05 persen sementara TPAK perempuan hanya 55,04 persen. Namun demikian, dibanding kondisi setahun yang lalu TPAK perempuan mengalami kenaikan sebesar 2,33 persen poin sernentara TPAK laki-laki justru mengalarni penurunan sebesar 0,41 persen.

BACA JUGA:

Lapangan Pekerjaan Utama di Indonesia Tahun 2017

BPS INDONESIA

TPT adalah indikator yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap oleh pasar kerja. Berbagai kebijakan pemerintah terkait penciptaan lapangan kerja tampaknya cukup berhasil menekan tingkat pengangguran, ditunjukkan oleh TPT yang bergerak turun dan 5,50 persen pada Februari 2016 menjadi 5,33 persen pada Februari 2017.

SUMBER: RILIS BPS INDONESIA 5 MEI 2017

Loading...

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*