Ekspor Impor di Jawa Timur Tahun 2016, Ekspor Surplus

Sekitar 95 persen ekspor Jawa Timur berasal dari produk non migas dan 5 persen produk migas. Sekitar 23 persen ekspor non migas berasal dari ekspor perhiasan, 7 persen dari lemak dan minyak hewan/nabati, dan 6 persen berasal dari ekspor kayu dan barang dari kayu’

PERKEMBANGAN ekspor impor di Jawa Timur terhadap luar negeri di tahun 2016 cukup menggembirakan. Pada periode 2011-2015 kondisi impor selalu lebih tinggi dibanding ekspornya. Tetapi pada tahun 2016 ekspor Jawa Timur lebih tinggi dibanding impor.

Ekspor 2016 tercatat sebesar US $ 18,95 milyar atau lebih tinggi US $ 322 juta dibanding nilai impor. Nilai ekspor 2016 naik 10,7 persen dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini cukup menggembirakan, pasalnya ekspor tahun 2015 sempat turun hingga –8,8 persen dibanding tahun 2014.

BACA JUGA: Kualitas Ekonomi Nelayan Jawa Timur Semakin Membaik

Sekitar 95 persen ekspor Jawa Timur berasal dari produk non migas dan 5 persen produk migas. Sekitar 23 persen ekspor non migas berasal dari ekspor perhiasan, 7 persen berasal dari lemak dan minyak hewan/nabati dan 6 persen berasal dari ekspor kayu dan barang dari kayu.

BACA JUGA: Jumlah Pemeluk Agama di Jawa Timur Tahun 2016

Berbeda dengan ekspor, impor Jawa Timur pada tahun 2016 turun sebesar –3,4 persen disbanding tahun 2015. Penurunan ini jauh lebih rendah disbanding penurunan pada tahun 2015 yang mencapai –23,5 persen.

Sekitar 84 persen impor Jawa Timur adalah impor non migas, sedangkan sisanya adalah impor migas. Dari total impor, sebagian besar atau 80 persen merupakan impor bahan baku, 11 persen impor barang konsumsi dan 8,8 persen impor barang modal.

BACA JUGA: Jumlah Penduduk Jawa Timur Terbaru

Dari geliat ekonomi tahun 2016, sector perdagangan mampu tumbuh 5,81 persen lebih tinggi dibanding dua tahun sebelumnya.(tmt)

This website uses cookies.