Jumlah Penduduk Miskin DKI Jakarta Tahun 2017

PENDUDUK MISKIN JAKARTA

DKI Jakarta menduduki peringkat satu sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin paling sedikit di Indonesia. Yaitu hanya 377 persen. Di urutan dua Bali, Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah,’

JUMLAH penduduk miskin DKI Jakarta pada Maret tahun 2O17 adalah 389 ribu orang atau sebesar 3,77 persen. Ini meningkat dibandingkan Maret 2016 sebanyak 384 ribu penduduk. Penduduk miskin naik sekitar 5.000 jiwa.

DKI Jakarta menduduki peringkat satu sebagai daerah dengan persentase penduduk miskin paling sedikit di Indonesia. Yaitu hanya 377 persen. Di urutan dua Bali, Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah,  dan Banten. Provinsi paling tinggi angka kemiskinannya yakni di Papua, papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, lalu Gorontalo.

BACA JUGAPerkembangan Sektor Pendidikan DKI Jakarta Tahun 2017

PENDUDUK MISKIN JAKARTA

Peningkatan persentase penduduk miskin di Jakarta pada Maret 2017 diiringi naiknya angka Garis Kemiskinan (GK). GK merupakan batas pengelompokkan penduduk miskin (di bawah GK) atau tidak miskin (di atas GK). Kelompok miskin pun juga terbagi menjadi beberapa kelompok lagi dalam analisis yang lebih dalam.

BACA JUGAIndeks Pembangunan Manusia IPM DKI Jakarta

Tercatat GK DKI Jakarta pada Maret 2017 sebesar Rp. 536 ribu per kapita per bulan, lebih tinggi dibandingkan GK pada Maret 2016 sebesar Rp. 510 ribu per kapita per bulan. Peningkatan GK sebesar Rp. 26 ribu mi menambah jumlah penduduk miskin di DKI Jakarta sebanyak 5,39 ribu orang.

PENDUDUK MISKIN DKI JAKARTA
SUMBER: BPS DKI JAKARTA

Permasalahan kemiskinan tidak hanya sekedar jumlah dan persentase penduduk miskin, tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan juga merupakan unsur lain yang harus diperhatikan. Indeks kedalaman kemiskinan sebesar 0,488 meningkat 0,031 poin dibandingkan Maret 2016.

Sedangkan indeks keparahan meningkat sebesar 0,014 poin yaitu sebesar 0,097 pada Maret 2017. Penanggulangan kemiskinan seharusnya juga harus dapat mengurangi kedua masalah tersebut.

BACA JUGAJumlah Penduduk DKI Jakarta Tahun 2017

Peranan kelompok makanan dalam menciptakan GK di Jakarta lebih besar di bandingkan komoditi non-makanan (perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan). GK makanan menyumbang sebesar 64,7 persen dimana komoditi beras, rokok kretek filter, daging ayam ras, dan telur ayam ras menyumbang peranan terbesar.

PENDUDUK MISKIN DKI JAKARTA 3

PENDUDUK MISKIN DKI JAKARTA 4
SUMBER: BPS DKI JAKARTA

Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan makanan pokok tersebut. Sedangkan GK non-makanan menyumbang sebesar 35,3 persen dan total GK DKI Jakarta yang didominasi oleh komoditi perumahan. Untuk itu, dinas terkait berkewajiban menciptakan dan mengelola hunian perumahan yang baik untuk warga ibu kota.

SUMBER: BPS DKI JAKARTA

DOWNLOAD DATA

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*