Pengeluaran Penduduk dan Ketimpangan di DKI Jakarta

GINI RATIO DKI JAKARTA
SUMBER: BPS DKI JAKARTA

‘Ketimpangan pendapatan penduduk DKI Jakarta semakin mengecil. Indeks gini yang merupakan ukuran ketimpangan pendapatan suatu masyarakat. Hasil Susenas Maret 2016, mencapai nilai 0,411 berada di atas angka nasional 0,397’

PENGELUARAN penduduk dan ketimpangan di DKI Jakarta menjadi ukuran apakah kesejahteraan masyarakat makin meningkat dan merata. Lantas bagaimana sajian BPS Jakarta terhadap ini?

Nah, pengeluaran perkapita di Jakarta merupakan pengeluaran yang paling besar dibandingkan provinsi lainnya. Rata-rata pengeluaran per kapita penduduk DKI Jakarta tahun 2015 sebesar Rp.1.772 ribu, naik sekitar 6,68 persen dibandingkan tahun 2014 yang sebesar Rp.1.661 ribu.

PENGELUARAN RATA-RATA DKI JAKARTA
SUMBER: BPS DKI JAKARTA

Kenaikan upah minimum pada tahun 2015 ditengarai juga ikut memberikan andil pada kenaikan pengeluaran penduduk perkapita di DKI Jakarta.

BACA JUGAKajian Pengangguran di DKI Jakarta

Sebagian besar pengeluaran penduduk DKI Jakarta digunakan untuk konsumsi nonmakanan yaitu 65,29 persen dan total pengeluaran dan sisanya 34,71 persen untuk konsumsi makanan.

PENGELUARAN RATA-RATA DKI JAKARTA 2
SUMBER: BPS DKI JAKARTA

Dalam kurun waktu tahun 2013-2015 komposisi pengeluaran non makanan terjadi sedikit peningkatan sejalan dengan itu proporsi konsumsi makanan menunjukkan tren penurunan.

Pengeluaran untuk kebutuhan perumahan, bahan bakar, penerangan dan air menghabiskan lebih dan setengah konsumsi non-makanan. Sementara konsumsi makanan dan minuman jadi memiliki proporsi sekitar 40 persen dan total konsumsi makanan.

BACA JUGAPerkembangan Sektor Pendidikan di DKI Jakarta

Salah satu ukuran ketimpangan yang sering digunakan adalah Gini Ratio. Nilai Gini Ratio berkisar antara 0 sampai dengan 1. Semakin tinggi nilai Gini Ratio menunjukkan ketimpangan yang semakin tinggi.

Gini Ratio di DKI Jakarta pada Maret 2017 tercatat sebesar 0,413 atau meningkat dibanding September 2016 yang mencapai 0,397. Hal ini diartikan bahwa jurang ketimpangan pendapatan masyarakat ibukota semakin melebar.

GINI RATIO DKI JAKARTA
SUMBER: BPS DKI JAKARTA

Akan tetapi kondisi tersebut masih lebih baik dibanding dengan apa yang terjadi pada tahun 2015. Angka Gini Ratio DKI Jakarta Maret 2017 tersebut juga ternyata nilainya jauh di atas angka Gini Rasio rata-rata nasional yang hanya sebesar 0,393.

BACA JUGAPertumbuhan Ekonomi DKI Jakarta Tahun 2017

Distribusi pendapatan masyarakat di DKI Jakarta memang tergolong cukup timpang namun ternyata masih di bawah Provinsi DI Yogyakarta di mana GINI rasionya sebesar 0,432.

SUMBER: BPS DKI JAKARTA

Loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*