Jadwal Pelajaran TVRI Rabu 15 April 2020 Buat Soal Jawaban

Jadwal Pelajaran TVRI Rabu 15 April 2020 Buat Soal Jawaban

Program Belajar dari Rumah sudah memasuki hari ketiga. Apa saja soal jawaban materi siswa SD, SMP, dan SMA? Berikut jadwal pelajaran TVRI Rabu 15 April 2020 lengkap dengan ringkasan materi.

Advertisement

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI) menayangkan program Belajar dari Rumah.

Program adalah alternatif bagi siswa, guru, maupun orang tua, untuk tetap belajar dari rumah di saat wabah Covid-19. Program Belajar dari Rumah akan diisi dengan berbagai tayangan edukasi, dari PAUD SD, SMP, hingga SMA.

Program ini akan berjalan selama tiga bulan hingga Juli 2020. Meski Kemendikbud sudah bekerja sama dengan online learning milik swasta untuk memfasilitasi siswa belajar di rumah, diakui masih banyak sekolah di daerah yang tidak memiliki akses internet, dan keterbatasan dana untuk beli kuota internet.

“Kemendikbud ingin memastikan bahwa dalam masa yang sangat sulit ini ada berbagai macam cara untuk mendapatkan pembelajaran dari rumah, salah satunya melalui media televisi. Karena itu kami meluncurkan program Belajar dari Rumah,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Jadwal pelajaran di hari Senin hingga Jumat digunakan untuk pembelajaran dengan total durasi tiga jam per hari untuk semua tayangan.

Advertisement
Jadwal Pelajaran TVRI Rabu 15 April 2020 Buat Soal Jawaban
Jadwal pelajaran TVRI Rabu 15 April 2020 untuk soal jawaban guru dan siswa

Setengah jam untuk PAUD, setengah jam untuk kelas 1 sampai kelas 3 SD, setengah jam untuk kelas 4 sampai kelas 6 SD, dan setengah jam masing-masing untuk SMP, SMA, dan parenting.

Belajar di Rumah Dengan Kuota Edukasi Smartfren Gratis

Nah bagi para siswa harus menonton TVRI. Karena guru akan memberikan tugas atau soal berdasarkan meteri pelajaran yang tayang di TVRI.

Lantas apa saja jadwal sekolah di TVRI untuk SD, SMP, dan SMA pada Rabu 15 April 2020?

Jadwal Pelajaran Rabu 15 April 2020

08.00-08.30 Jalan Sesama

08.30-09.00 Sahabat Pelangi: Hari Pahlawan

09.00-10.30 Dongeng Kita: Cerita Rakyat dan Lagu Daerah

10.30-11.00 Ronggowarsito dan Javanologi

Loading...

14.03-14.30 Noken Papua

14.30-15.00 Keluarga Indonesia: Tahap Perkembangan Anak

21.30-23.30 Film Nasional: Nyai

Soal Jawaban Ronggowarsito dan Javanologi

Ronggowarsito dan Javanologi adalah pelajaran di TVRI pada jam 10.30-11.00 WIB. Guru bisa membaca materi ini untuk membuat soal dan jawaban bagi siswa. Sehingga bisa diketahui apakah siswa belajar dari rumah melalui TVRI.

Raden Ngabehi Rangga Warsita atau Ronggowarsito lahir pada 14 Maret 1802. Nama aslinya adalah Bagus Burhan. Ia dianggap sebagai pujangga besar terakhir di tanah jawa yang hidup di Kasunanan Surakarta.

Ia merupakan anak dari Mas Panjangswara, dan cucu Yasadipura II, pujangga utama Kasunanan Surakarta. Ayah Ranggawarsito merupakan keturunan Kesultanan Pajang, sementara ibunya dari Kesultanan Demak.

Takashi Shiraishi dalam Zaman Bergerak: Radikalisme Rakyat Jawa (1912-1926) menuliskan; jika orang Jawa ingin kembali ke masa lalunya, mereka harus membaca karya-karya Javanolog Belanda.

Mengapa ini bisa terjadi? Institut Voor Het Javaansche Taal didirikan pada tahun 1832, dua tahun setelah berakhirnya Perang Diponegoro. Saat itu pula tengah terjadi kebijakan culturstelseel atau tanam paksa.

Karel Steenbrink menggambarkan bahwa pada masa itu kekuatan Islam harus direduksi karena sangat berbahaya, apakan pereduksian ini salah satunya adalah dengan membentuk Institut Voor Het Javaansche Taal?

Advertisement

Saat Javanologi merebak, Ronggowarsito sudah menjadi Kliwon Kadipaten Anom atau pujangga Keraton Surakarta. Ia bekerjasama dengan beberapa teman Belandanya, seperti C.F.Winter dan J. Portier dalam memberikan informasi mengenai kesusastraan Jawa, namun beberapa lama kemudian hubungan mereka menjadi renggang.

Telkomsel Berikan Kuota Gratis Akses 130 Perguruan Tinggi

Ronggowarsito pernah bekerja di Bromartani bersama C.F. Winter, namun beberpa lama kemudian ia keluar, beberapa catatan mengatakan bahwa ini disebabkan oleh konflik antara Ronggowarsito dan Pakubuwono IX.

Saya menyebut Ronggowarsito sebagai “benteng pertahanan” sastra Jawa karena jika Belanda berupaya mengembalikan Islam pra-Jawa, justru Ronggowarsito dalam karya-karyanya amat kental bernuansa Islam terutama tasawuf.

Ronggowarsito diketahui pernah berguru kepada Kyai Imam Besari di Pesantren Tegalsari, Ponorogo. Ronggowarsito “meramalkan” kematian dirinya dalam Serat Sabdajati.

Beberapa pendapat mengatakan bahwa kematiannya disebabkan ia tidak tahan karena penculikan oleh Keraton dan teman-teman Belandanya.

Soal Jawaban Noken Papua

Nah materi pelajaran Noken Papua yang ditayangkan di TVRI pada pukul 14.03-14.30 seperti apa? Barangkali guru memberikan tugas atau pertanyaan kepada siswa mengenai Noken Papua.

Nah untuk itu, materi ringkasan ini, semoga bisa membantu siswa untuk mencari jawaban atan Noken Papua.

Noken adalah tas tradisional masyarakat Papua yang dibawa dengan menggunakan kepala dan terbuat dari serat kulit kayu. Tas ini dipakai guna membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari yang berukuan kecil.

Masyarakat Papua biasanya menggunakannya untuk membawa hasil-hasil pertanian seperti sayuran, umbi-umbian dan juga untuk membawa barang-barang dagangan ke pasar.

Karena keunikannya yang dibawa dengan kepala, noken ini di daftarkan ke UNESCO sebagai salah satu hasil karya tradisional dan warisan kebudayaan dunia dan pada 4 desember 2012 ini, noken khas masyarakat Papua ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO.

Indosat Berikan Beasiswa IDCamp 2020, Kuota 10.000 Pendaftar

Soal Jawaban Film Nasional: Nyai

Salah satu pelajaran yang ditayangkan Kemdikbud melalui TVRI adalah Film Nasional: Nyai pada jam 21.30-23.30.

Nyai merupakan film drama Indonesia pada tahun 2018 yang disutradarai oleh Garin Nugroho. Film tersebut diadaptasi dari lima novel berbeda yang meliputi Nyai Isah (1904) karya F. Wiggers, Seitang Koening (1906) karya R.M. Tirto Adhisoerjo, Boenga Roos dari Tjikembang (1927) karya Kwee Tek Hoay, Nyai Dasima (1960) karya S.M Ardan, serta Bumi Manusia (1980) karya Pramoedya Ananta Toer.

Film Nyai menceritakan mengenai seorang wanita pribumi yang disebut Nyai yang berada dalam pusaran konflik pada zaman Hindia Belanda.

Film tersebut diputar di berbagai festival film, yang meliputi Festival Film Torino sebagai film pembuka sesi “Waves“, sesi program eksperimental dan Festival Film Rotterdam.

Demikian informasi jadwal pelajaran TVRI Rabu 15 April 2020. Di dalamnya terdapat ringkasan materi pelajaran yang bisa membantu guru dan siswa membuat atau mencari soal dan jawaban.

Advertisement

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*